Bursa Wall Street Berakhir Melonjak Terdukung Lompatan Saham Teknologi

96
New York Stock Exchange - Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) – Bursa Saham Wallstreet pada penutupan pasar hari Kamis waktu AS berakhir melonjak tajam, memulihkan sebagian besar kerugian besar dari hari sebelumnya berkat lompatan luar biasa pada saham sektor teknologi. Sektor teknologi informasi melesat hingga 5,1% dan berhasil menopang arah pergerakan seluruh pasar, meskipun mayoritas sektor lainnya di dalam indeks S&P 500 sebenarnya berada di zona merah.

Indeks Nasdaq Composite ditutup melesat +2,78% ke level 25.122,18, Indeks S&P 500 ditutup naik +1,66% ke level 7.437,63 dan indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat +1,19% atau 613,92 poin ke level 52.208,06.

Pemulihan indeks didorong oleh laporan pendapatan spektakuler dari perusahaan teknologi yang meredakan kecemasan investor mengenai besarnya pengeluaran infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya ditakutkan tanpa hasil nyata. Selain itu, pasar saham melakukan pemulihan teknis (technical rebound) sehari setelah keputusan The Fed menahan suku bunga acuan dan pernyataan ketua Fed Kevin Warsh yang memicu aksi jual pada hari Rabu.

Pengaruh Data Ekonomi AS turut memberikan tenaga bagi pasar saham karena rilis data inflasi yang mendingin membuat para pelaku pasar kembali menyesuaikan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter. Data inflasi pengeluaran konsumsi pribadi inti (Core PCE) bulan Juni tercatat naik tipis 0,1% secara bulanan atau berada di level 3,3% secara tahunan, datang lebih dingin dari ekspektasi pasar. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi AS (GDP) kuartal kedua dilaporkan melambat ke angka tahunan 1,5%, lebih rendah dari perkiraan awal sebesar 1,8%.

Saham-saham yang menggerakkan bursa hari Kamis mencatatkan divergensi kinerja di antara raksasa teknologi:

Microsoft (MSFT) ditutup melonjak lebih dari +15%, mencatat kenaikan nilai pasar satu hari terbesar dalam sejarah Wall Street sebesar $450 miliar. Kenaikan ini dipicu oleh pertumbuhan sektor bisnis cloud Azure yang melampaui estimasi pasar.
Saham cip dan semikonduktor kembali bangkit berkat aksi beli bersih (dip buying). Indeks Semikonduktor PHLX melonjak hingga +8%, didorong oleh kenaikan signifikan pada saham-saham seperti Micron Technology melesat +8,4% dan Advanced Micro Devices naik +7,3%.

Meta Platforms (META) justru anjlok sekitar -9% setelah perusahaan melaporkan penurunan arus kas bebas dan menaikkan perkiraan belanja modal untuk investasi AI. Hal ini menunjukkan bahwa investor bersikap sangat selektif terhadap realisasi monetisasi teknologi kecerdasan buatan di setiap perusahaan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pergerakan bursa Wall-Street pada sesi perdagangan selanjutnya akan sangat memperhatikan respons pasar terhadap rentetan laporan pendapatan emiten berkapitalisasi besar lainnya serta bersiap menantikan rilis data ketenagakerjaan Non-Farm Payroll pada akhir pekan.