(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak naik pada hari Senin, setelah pelemahan data ekonomi AS menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat.
Harga emas spot bergerak naik 0,18% pada $4.383,94 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember bergerak naik 0,09% pada $4.441 per ons.
Data yang dirilis pekan lalu menunjukkan tingkat inflasi AS yang rendah, sementara sentimen konsumen dan penjualan ritel mengalami pelemahan.
Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September sekitar satu banding tiga, turun dari hampir 50% sebelum data tersebut dirilis.
Para investor kini menantikan risalah pertemuan terbaru FOMC dan pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, di simposium Jackson Hole untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut.
Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah masih tinggi, di saat Presiden Donald Trump sedang mempersiapkan sanksi ekonomi baru yang bertujuan memaksa Iran untuk menyerah.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya , harga emas dapat bergerak naik seiring menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 4.411-4.437. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 4.363-4.341.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 4.467-4.496. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 4.416-4.394.








