Harga Perak 17 Agustus 2026 : Dapat Naik Terbantu Penurunan Proyeksi Suku Bunga The Fed

87

(Vibiznews – Commodity) Harga perak bergerak naik pada hari Senin, melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya terpicu pelemahan data ekonomi AS yang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat.

Harga perak spot bergerak naik 0,90% pada $65,28.

Harga perak berjangka AS kontrak September bergerak naik 0,46% pada $65,41.

Data yang dirilis pekan lalu menunjukkan tingkat inflasi AS yang rendah, sementara sentimen konsumen dan penjualan ritel melemah.

Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September sekitar satu banding tiga, turun dari hampir 50% sebelum data tersebut dirilis.

Para investor kini menantikan risalah pertemuan terbaru FOMC dan pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, di simposium Jackson Hole untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut.

Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah masih tinggi, di saat Presiden Donald Trump sedang mempersiapkan sanksi ekonomi baru yang bertujuan memaksa Iran untuk menyerah.

Meski demikian, produsen Timur Tengah secara diam-diam terus mengalirkan jutaan barel minyak mentah melalui Selat Hormuz, sehingga menjaga stabilitas harga minyak dan meredakan kekhawatiran akan risiko inflasi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik dengan meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $66,09-$66,90. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $64,59-$63,90.

Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $66,26-$67,10. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $64,71-$64,00.