(Vibiznews – Index) Bursa saham Jepang ditutup turun tipis pada perdagangan hari ini, Kamis, 27 Agustus 2026. Indeks Nikkei 225 mengakhiri sesinya dengan koreksi minor sebesar 0,20 persen atau berkurang 130,18 poin ke level 66.131,98. Pergerakan bursa saham Jepang cenderung tanpa arah yang jelas akibat performa yang bervariasi dari saham-saham teknologi utama.
Sepanjang pergerakan sesi hari ini, indeks sebenarnya sempat dibuka melonjak kuat di posisi 66.775,78, mendapat sentimen positif dari bursa global pasca-kinerja kuartalan Nvidia yang melampaui estimasi Wall Street. Pergerakan indeks hari ini sangat dinamis, sempat melesat ke titik tertinggi di 66.954,69, sebelum akhirnya berbalik arah dan terpangkas hingga menyentuh level terendah harian di 65.782,59, dan pada akhirnya ditutup di bawah level penutupan hari sebelumnya.
Pembalikan arah indeks hari ini dipicu oleh aksi ambil untung pada pemasok utama Nvidia di Jepang, yaitu Advantest, yang sahamnya ditutup anjlok 3,05 persen setelah kehilangan keuntungan awalnya. Selain itu, investor mengadopsi sikap hati-hati merespons data inflasi PCE AS yang tetap tinggi, serta menantikan simposium kebijakan moneter Jackson Hole yang akan digelar dalam waktu dekat.
Di sisi lain, indeks Topix yang mengukur pasar lebih luas justru berhasil menguat 0,15 persen ke level 4.117,22. Hal ini menandakan adanya rotasi modal investor dari sektor teknologi ke saham-saham bernilai, seperti emiten perbankan Mitsubishi UFJ Financial Group serta produsen chip memori Kioxia yang melonjak 5,16 persen, sehingga membantu menahan koreksi indeks acuan lebih dalam.
Kombinasi antara euforia awal sesi akibat kinerja Nvidia yang tidak mampu bertahan lama, aksi ambil untung pada saham Advantest, serta kekhawatiran terhadap data inflasi PCE AS ini secara keseluruhan membuat indeks Nikkei 225 gagal mempertahankan momentum penguatannya dan berbalik ditutup dengan koreksi tipis pada perdagangan hari ini, meski rotasi ke saham-saham bernilai turut membatasi pelemahan yang lebih dalam.








