(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (28/8), terpantau menguat terbatas 6,951 poin (0,11%) ke level 6.528,701 setelah dibuka naik ke level 6.535.719.
IHSG bergerak dalam konsolidasi di sekitar area 3,5 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias menguat di tengah investor menanti arah kebijakan the Fed dari pidato Kevin Warsh akhir pekan, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir serempak menguat karena sektor teknologi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,24% atau 42 poin ke level Rp 17.757, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah flat di sesi global sebelumnya, tertahan di sekitar seminggu tertingginya di antara investor akan mencermati arah dari pidato Kevin Warsh – Chairman the Fed – di akhir pekan.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.715, serta terpantau terkoreksi ke area seminggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 13,969 poin (0,21%) ke level 6.535.719. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,990 poin (0,31%) ke level 643,060. Pagi ini menguat terbatas 6,951 poin (0,11%) ke level 6.528,701. Sementara LQ45 terlihat naik 1,710 poin (0,27%) poin ke level 642,780.
Tercatat saat ini sebanyak 296 saham naik, 209 saham turun dan 213 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan serempak menguat ditopang sektor teknologi oleh rilis lonjakan pendapatan Nvidia. Dow Jones berakhir naik 0,2%, S&P 500 menguat 0,7%, serta Nasdaq menanjak 1,6%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,76%, dan Hang Seng yang naik 0,10%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini tertahan konsolidasi di area 3,5 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat di tengah investor menanti arah kebijakan the Fed, serta mencermati Wall Street yang berakhir menguat oleh sektor teknologi.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan variatif bias menguat, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.635 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,230 dan bila tembus ke level 6,029.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






