(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS turun ke level terendah dalam 1,5 dan berakhir melemah pada hari Kamis, akibat komentar dovish pejabat Fed.
Indeks dolar AS ditutup turun 0,63% pada 98,96.
Dolar AS merosot akibat komentar dovish dari Gubernur The Fed Christopher Waller, yang menyatakan bahwa inflasi yang mendasari (underlying inflation) lebih baik daripada yang ditunjukkan oleh angka inflasi inti (core inflation) dan bahwa ia akan mendukung kebijakan untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan FOMC bulan ini jika data inflasi minggu depan menunjukkan “kemajuan berkelanjutan menuju target 2% kami.”
Komentar Waller menurunkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan FOMC bulan ini menjadi 52%, turun dari 65% sebelum ia berbicara.
Penguatan yen juga menekan dolar, karena mata uang Jepang tersebut melonjak ke level tertinggi dalam satu bulan pada hari Kamis.
Dolar AS sempat mendapat dukungan pada hari Kamis setelah indeks jasa ISM bulan Agustus secara tak terduga naik ke level tertinggi dalam enam bulan.
Indeks jasa ISM AS bulan Agustus secara tak terduga naik 1,3 poin ke level tertinggi dalam enam bulan di angka 55,4; angka ini lebih kuat daripada perkiraan yang memprediksi tidak adanya perubahan dari level 54,1. Sub-indeks harga yang dibayarkan (*prices paid*) dalam survei ISM bulan Agustus secara tak terduga naik 2,3 poin ke level tertinggi dalam empat tahun di angka 72,6, melampaui ekspektasi penurunan ke level 70,0.
Pasar memperhitungkan probabilitas sebesar 52% untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya yang dijadwalkan pada 15-16 September.
Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls AS Agustus yang diindikasikan meningkat.
Juga akan dirilis data Unemployment Rate Agustus AS yang diindikasikan tetap.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun terpicu pernyataan dovish pejabat Fed. Namun jika malam nanti dana Non Farm Payrolls Agustus AS terealisir naik, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 98,66-98,35. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 99,44-99,91.








