Rekomendasi Forex USD/JPY 4 September 2026 : Naik Terpicu Pelemahan Ekonomi Jepang

48
nikkei yen

(Vibiznews – Forex) Mata uang Yen berakhir menguat tajam pada hari Kamis, terpicu aksi short covering.

Pasangan mata uang USD/JPY turun 1,83% pada 155,80.

Yen menguat tajam hingga mencapai level tertinggi dalam satu bulan terhadap dolar pada hari Kamis. Kekhawatiran bahwa Jepang mungkin kembali melakukan intervensi di pasar mata uang untuk mendukung yen memicu aksi *short covering* pada yen hari Kamis, setelah pejabat tinggi mata uang Jepang, Atsushi Mimura, menyatakan ketidakpuasannya terhadap situasi yen saat ini dan berjanji untuk “melanjutkan perjuangan di pasar valas.”
Penguatan yen semakin cepat pada hari Kamis di tengah spekulasi bahwa *Government Pension Investment Fund* (Dana Investasi Pensiun Pemerintah) Jepang dapat meningkatkan alokasi obligasi pemerintah Jepang, sebuah langkah yang berdampak bullish bagi yen.

Selain itu, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada hari Kamis turut mendukung yen.

Yen mendapat dukungan mendasar dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ akhir bulan ini. Pasar memperhitungkan peluang 98% terjadinya kenaikan suku bunga BOJ sebesar +25 bp pada pertemuan kebijakan tanggal 18 September.

Pagi ini dirilis data S&P Global Composite PMI Final Agustus Jepang dan data S&P Global Services PMI Final Agustus Jepang yang terealisir turun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Yen dapat turun terpicu pelemahan data ekonomi Jepang. Juga jika malam nanti data Non Farm Payrolls Agustus AS terealisir naik an menguatkan dolar AS, akan menekan Yen. Pasangan mata uang USD/JPY diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 158,08-160,35. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 154,42-153,03.