IHSG Jumat Pagi Menguat Tipis ke Level 6.672; Ditahan Profit Taking, Wall Street Lanjut Rally

84
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (4/9), terpantau menguat terbatas 3,961 poin (0,06%) ke level 6.671,852 setelah dibuka naik ke level 6.695.695.

IHSG bergerak tertahan profit taking di area 15,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias menguat setelah pejabat the Fed menyatakan mendukung bertahannya suku bunga bulan ini, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir kompak menguat cukup signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,16% atau 29 poin ke level Rp 17.684, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah melemah signifikan 2 hari di sesi global sebelumnya, bertahan di seminggu terendahnya di antara berlanjutnya penguatan yen Jepang serta investor menanti rilis NFP Jumat ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.655, serta terpantau terkoreksi dari area 15 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 27,804 poin (0,42%) ke level 6.695.695. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,290 poin (0,35%) ke level 665,350. Pagi ini menguat 3,961 poin (0,06%) ke level 6.671,852. Sementara LQ45 terlihat naik 1,350 poin (0,20%) poin ke level 664,410.

Tercatat saat ini sebanyak 268 saham naik, 255 saham turun dan 212 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan melanjutkan rebound sebelumnya di tengah turunnya yields U.S. Treasury serta berkurangnya estimasi the Fed akan menaikkan suku bunganya pada pertemuan September ini. Dow Jones berakhir naik 1,18%, S&P 500 menguat 1,06%, serta Nasdaq menanjak 1,40%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,67%, dan Hang Seng yang menanjak 2,21%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini tertahan profit taking di area resistant, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat setelah pejabat the Fed mendukung bertahannya suku bunga bulan ini, serta mengikuti Wall Street yang berakhir menguat cukup signifikan.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan fase konsolidasi sementara, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group