IHSG Jumat Siang Melemah Terbatas ke Level 6.661; Dua Zona, Rentang Konsolidasi

104
IHSG

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (4/9), terpantau melemah terbatas 7,102 poin (0,11%) ke level 6.660,789 setelah dibuka naik ke level 6.695.695.

IHSG bergerak di dua zona tertahan profit taking dari 15,5 minggu tertingginya kemarin, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat setelah pejabat the Fed menyatakan mendukung bertahannya suku bunga bulan ini, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir kompak menguat cukup signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,11% atau 20 poin ke level Rp 17.635, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik terbatas setelah melemah signifikan 2 hari di sesi global sebelumnya, tertahan di seminggu terendahnya di antara berlanjutnya penguatan yen Jepang serta investor menanti rilis NFP Jumat ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.655, serta terpantau rally ke level 15,5 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 27,804 poin (0,42%) ke level 6.695.695. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,290 poin (0,35%) ke level 665,350. Siang ini melemah 7,102 poin (0,11%) ke level 6.660,789. Sementara LQ45 terlihat turun 2,180 poin (0,33%) poin ke level 660,880.

Tercatat saat ini sebanyak 266 saham naik, 325 saham turun dan 196 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,13%, dan Hang Seng yang menanjak 2,08%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini tertahan profit taking di area resistant, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat setelah pejabat the Fed mendukung bertahannya suku bunga bulan ini, serta mengikuti Wall Street yang berakhir menguat cukup signifikan.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan fase konsolidasi sementara, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group