Indeks Nikkei Senin Ditutup Melonjak Dipimpin Saham Teknologi dan AI

44
nikkei

(Vibiznews – Index) Indeks Nikkei Jepang ditutup melonjak tajam pada perdagangan hari ini, Senin, 7 September 2026, melanjutkan momentum pemulihan dari akhir pekan lalu, didominasi oleh reli masif di sektor teknologi dan kecerdasan buatan.

Indeks Nikkei 225 ditutup menguat 1.378,90 poin, atau melonjak 2,12%, dan berakhir di level 66.399,84. Penguatan signifikan ini menandai kelanjutan dari rebound yang telah terjadi sejak akhir pekan lalu, ketika indeks berhasil memutus tren penurunan empat hari berturut-turut dengan melonjak 1,26% ke level 65.020,94.

Kenaikan tajam bursa Tokyo hari ini terutama dipicu oleh optimisme terhadap model baru OpenAI dan sektor AI. Pasar merespons positif kabar peluncuran model kecerdasan buatan baru dari OpenAI, yang memicu keyakinan investor bahwa permintaan global terhadap infrastruktur AI computing power dan cip memori akan melonjak tinggi. Sentimen ini langsung memicu ledakan pada saham-saham teknologi dan semikonduktor Jepang. Konglomerat investasi SoftBank Group meroket 11,22%, produsen cip memori Kioxia Holdings melambung 9,31%, disusul oleh emiten semikonduktor Lasertec yang melonjak 7,26%. Saham Disco naik 4,94% dan Tokyo Electron menguat 4,73%, turut mencatat apresiasi besar.

Menariknya, pasar Jepang mampu bertahan kuat dan mengabaikan sejumlah sentimen negatif global, seperti data tenaga kerja AS terbaru yang kuat, yang justru memperbesar peluang Fed menaikkan suku bunga, serta eskalasi konflik militer AS-Iran di Timur Tengah yang sempat menaikkan harga minyak. Kekuatan reli sektor teknologi domestik tampaknya lebih dominan dibandingkan kekhawatiran dari sisi makro dan geopolitik global tersebut.

Di sisi lain, investor lokal terus mencermati pergerakan nilai tukar yen yang berada di kisaran 156,09 per dolar AS, sembari bersiap menghadapi rapat kebijakan Bank of Japan bulan ini, di mana Gubernur Kazuo Ueda sempat memberikan sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga acuan domestik.