IHSG Selasa Siang Rebound 0,8% ke Level 6.675; Bangkit Mendekati Area 4 Bulan Tertingginya

91
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (8/9), terpantau menguat 55,277 poin (0,84%) ke level 6.674,950 setelah dibuka naik ke level 6.639.511.

IHSG bergerak rebound dari koreksi 2 hari menghampiri area 4 bulan lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah tensi panas geopolitik Timur Tengah dan harga minyak dunia yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam libur.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,14% atau 25 poin ke level Rp 17.610, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya, beredar di sekitar 2 minggu terendahnya oleh rally yen Jepang ke-6 bulan tertingginya di antara pasar AS yang sepi karena libur.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.635, serta terpantau bertengger di level 4 bulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 19,838 poin (0,30%) ke level 6.639.511. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,310 poin (0,20%) ke level 657,730. Siang ini menguat 55,277 poin (0,84%) ke level 6.674,950. Sementara LQ45 terlihat naik 5,320 poin (0,81%) poin ke level 661,740.

Tercatat saat ini sebanyak 386 saham naik, 213 saham turun dan 191 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,13%, dan Hang Seng yang turun 0,27%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound mendekati area 4 bulan lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah tensi panas geopolitik Timur Tengah dan harga minyak yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam libur.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group