IHSG Senin Ditutup Flat ke Level 6.535; Memangkas Loss, Menkeu Diganti

78

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (14/9), terpantau flat dengan melemah tipis 6,684 poin (0,10%) ke level 6.534,693 setelah dibuka turun ke level 6.533.868.

IHSG bergerak terkoreksi di hari keempat di sekitar 2 minggu terendahnya, memangkas loss setelah Menkeu baru Suahazil Nazara resmi diangkat Presiden, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah harga minyak dunia yang volatile, kekhawatiran meningkatnya inflasi, dan kemungkinan naiknya suku bunga the Fed minggu ini, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan serempak rebound.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,35% atau 62 poin ke level Rp 17.657, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah mendatar di sesi global sebelumnya, bangkit di antara naiknya inflasi CPI Amerika yang menambah estimasi the Fed akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan minggu ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.595, serta terpantau terkoreksi menjauhi area 4 bulan tertinggi yang dicapai pekan lalu.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau melemah 7,509 poin (0,11%) ke level 6.533.868. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,740 poin (0,11%) ke level 648,980. Siang ini melemah 111,496 poin (1,70%) ke level 6.429,881. Sementara LQ45 terlihat turun 6,170 poin (0,95%) poin ke level 643,550.

IHSG kemudian memangkas loss dan ditutup melemah tipis 6,684 poin (0,10%) ke level 6.534,693. Sementara LQ45 terlihat turun 0,98% atau 6,360 poin ke level 643,360. Tercatat saat ini sebanyak 219 saham naik, 429 saham turun dan 141 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang merosot 0,81%, dan Hang Seng yang naik 0,45%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi ke sekitar 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah harga minyak yang volatile, dan kemungkinan naiknya suku bunga the Fed minggu ini, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan rebound.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya rebound di sekitar konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group