IHSG Jumat Pagi Melandai ke Level 6.295; Bursa Asia dan Wall Street Bergerak Variatif

94
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (25/9), terpantau melandai dengan melemah terbatas 4,070 poin (0,06%) ke level 6.294,537 setelah dibuka naik ke level 6.315.534.

IHSG bergerak di dua zona dekat area 6,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed di tengah tingginya yields surat berharga AS dan tekanan jualnya, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir variatif terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih flat 0,0% atau 0 poin ke level Rp 17.893, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah menguat 4 hari di sesi global sebelumnya, rally ke level 2 bulan tertingginya didorong tekanan inflasi AS dan kecenderungan hawkish the Fed.

Rupiah mendatar dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.893, serta terpantau tertahan lemah di area 6,5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 16,927 poin (0,27%) ke level 6.315.534. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,926 poin (0,15%) ke level 625,284. Pagi ini melemah terbatas 4,070 poin (0,06%) ke level 6.294,537. Sementara LQ45 terlihat naik 0,789 poin (0,13%) poin ke level 625,147.

Tercatat saat ini 192 saham naik, 357 saham turun dan 175 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup mixed dan terbatas, di tengah tingginya yields U.S. Treasury dan harga minyak dunia yang melaju di atas $100 setelah serangan Houthi ke Saudi. Dow Jones berakhir turun 0,31%, S&P 500 melemah 0,02%, serta Nasdaq menanjak 0,01%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 1,28%, dan Hang Seng yang turun 1,67%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidasi terbatas di dua zona, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed di tengah tingginya yields surat berharga AS dan tekanan jualnya, serta mencermati Wall Street yang berakhir variatif terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group