Harga Minyak Sawit Dunia Awal Pekan Rebound Kuat, Prospek Impor India Membaik

105

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia awal pekan berakhir lebih tinggi pada perdagangan bursa komoditas Malaysia hari Senin (12/10/2026) berkat dukungan harga di bursa Tiongkok.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Desember 2026 ditutup melonjak 1,13% menjadi sekitar MYR4.644, setelah sempat berada di  posisi MYR4.680.

Harga CPO juga terangkat  dari prospek ekspor yang membaik setelah perusahaan survei Intertek memperkirakan pengiriman dari Malaysia melonjak 33,5% dalam sepuluh hari pertama bulan Oktober dibandingkan periode yang sama di bulan September.

Demikian di India sebagai konsumen terbesar, perusahaan penyulingan dilaporkan telah memesan sekitar 150.000 ton minyak sawit dalam tiga hari pekan lalu, di tengah ketatnya pasokan minyak bunga matahari menjelang lonjakan permintaan pada musim perayaan bulan November.

Kendati demikian, kenaikan harga tertahan oleh data bulanan yang kurang menggembirakan dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB).

Pasokan bulan September membengkak 24,5% mencapai rekor tertinggi sebesar 3,51 juta ton, melanjutkan tren kenaikan selama enam bulan berturut-turut.

Pada saat yang sama, produksi naik 16,5% menjadi 2,12 juta ton ke level tertinggi sejak Agustus 2015. Sementara ekspor turun 12,1% menjadi 1,12 juta ton, yang menandai penurunan bulanan kedua.

Para pedagang tetap bersikap hati-hati sembari menantikan data inflasi dan perdagangan Tiongkok yang akan dirilis akhir pekan ini untuk mendapatkan sinyal lebih lanjut mengenai permintaan di pasar utama lainnya.