Turunnya Harga Minyak Dorong Lonjakan Saham Wall Street, Dow Jones Tembus 53000

106
wall street

(Vibiznews – Index) – Saham-saham Wall Street di bursa Amerika Serikat melonjak tajam pada perdagangan yang berakhir Kamis dinihari (5/11/2026) pasca pemilu paruh waktu (midterm elections).

Indeks Dow Jones ditutup pada 53.356,12 atau 3,03%, S&P 500 naik +1,58% pada posisi 7.688,62 dan Nasdaq ditutup naik 1,44% pada 25.736,51.

Perolehan kursi oleh Partai Demokrat di Kongres, ditambah dengan sikap penentangan terhadap perang di Iran, memperpanjang penurunan harga minyak minggu ini. Hal ini turut mendorong kenaikan harga saham dan obligasi pasca-pemilu.

Ekspektasi bahwa kebuntuan politik dapat membatasi ekspansi fiskal lebih lanjut sekaligus meredakan tekanan pada pasar obligasi juga memberikan sentimen positif bagi pasar ekuitas.

Saham-saham yang sensitif terhadap sektor kredit memimpin penguatan ini seperti  JPMorgan naik 4,2% dan Berkshire Hathaway menguat 3,9%.

Perusahaan-perusahaan teknologi besar juga mengalami kenaikan, meskipun terdapat kebutuhan pendanaan yang meningkat seiring dengan investasi di bidang kecerdasan buatan (AI).

Saham Microsoft melonjak 6,7% diuntungkan oleh kinerja kuartalan yang kuat yang dirilis pekan lalu.

Sebaliknya, saham perusahaan pembuat cip justru melemah karena kemenangan Partai Demokrat memicu ekspektasi akan pengawasan regulasi yang lebih ketat terhadap sektor AI.