Harga Minyak Brent 5 November Rebound dari Terendah 2 Bulan

98

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia untuk jenis Brent naik untuk pertama kalinya dalam empat sesi pada perdagangan komoditas sesi Eropa hari Kamis (5/11/2026)

Harga minyak Brent mencapai sekitar $96,7 per barel setelah sempat anjlok lebih dari 8% pada sesi sebelumnya ke level terendah dalam hampir dua bulan.

Para investor terus menilai apakah kemenangan Partai Demokrat dalam menguasai Kongres pada pemilihan paruh waktu AS dapat memperbaiki prospek penyelesaian diplomatik terkait konflik dengan Iran.

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa kekecewaan pemilih terhadap konflik tersebut serta hubungan AS dengan Israel telah berkontribusi pada kekalahan Partai Republik dalam pemilihan.

Menjelang pengumuman hasil pemilihan pada hari Selasa, Presiden Trump mengatakan bahwa ia tidak memiliki rencana dalam waktu dekat untuk meningkatkan serangan militer.

Meskipun demikian, risiko geopolitik terhadap pasokan tetap tinggi, terlepas dari pemulihan ekspor oleh negara-negara produsen di kawasan Teluk.

Menambah kekhawatiran, Korps Garda Revolusi Islam Iran pada hari Kamis melaporkan bahwa dua kapal tanker minyak dan satu kapal tunda mengalami kebakaran dalam insiden terpisah, setelah diduga mencoba melintasi rute yang tidak sah melalui Selat Hormuz.

Harga spot minyak mentah Brent  berada di  posisi $96,80 atau naik 2,38%, demikian untuk kontrak berjangka bulan Januari 2027 yang paling banyak diperdagangkan di ICE berada di kisaran  $96,65 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak Brent berusaha mendaki menuju posisi  $97.00,  jika termbus akan melaju ke kisaran $97.60 – $100.80.

Namun jika bergerak negatif akan dapat terkoreksi  terus ke  posisi  $94.40 dan jika tembus akan meluncur ke kisaran $93.00 – $89.70.