Penguatan kurs Rupiah di awal perdagangan masih dapat bertahan meski dana asing mengalir cukup besar dari sesi-sesi sebelumnya keluar bursa saham hari ini (11/11). Volume penguatan hari ini merupakan penguatan yang cukup besar dari perdagangan sebelumnya.
Tetap kuatnya mata uang rupiah hari ini didorong oleh liburnya perdagangan pasar keuangan Amerika yang memberatkan pergerakan kurs dollar terhadap banyak mata uang hari ini termasuk dengan mata uang kawasan Asia.
Mengenai arus asing yang mengalir keluar hari ini di bursa saham, investor asing cetak net sell sebesar Rp600 miliar lebih yang membuat indeks IHSG flat ke posisi 4452 dari perdagangan sebelumnya.
Hari ini rupiah naik sebesar 07% ke posisi Rp13.513/US$ dari akhir perdagangan sebelumnya di pasar spot yang ditutup di posisi 13.613/US$. Demikian juga kurs Jisdor yang telah ditetapkan BI menurun dari perdagangan sebelumnya di posisi 13619 menjadi 13576. Namun berdasarkan kurs transaksi BI untuk transaksi antar bank hari ini naik dipatok Rp13,644/US$ untuk kurs jual dan Rp13,508/US$ kurs beli.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan besok berpotensi lanjutkan penguatan jika kurs dollar AS terus lemah terhadap major currencies malam ini.
Joel/VM/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang



