Mengawali perdagangan hari ini (24/11), kurs Rupiah berhasil menguat terhadap dollar namun diakhir perdagangan saham siang ini volume penguatan berkurang seiring arus asing yang keluar dari bursa oleh aksi jual beberapa saham unggulan.
Namun pergerakan positif Rupiah hari ini ditopang oleh lelang obligasi pemerintah yang dilakukan hari ini dengan target Rp6 triliun dan diharapkan mendapatkan dana Rp9 triliun selain aksi asing beli saham meski lebih besar dari aksi jual.
Lebih banyaknya aksi jual saham oleh asing hingga sesi I bursa berakhir membuat IHSG siang ditutup flat dari perdagangan sebelumnya dimana asing mencetak net sell sekitar Rp80 miliar lebih. Hingga akhir perdagangan sore nanti aksi beli asing akan lebih dominan oleh hijaunya bursa saham Asia.
Terhadap pergerakan indeks dollar di pasar spot akhiri sesi Asia masih menunjukkan penguatan terhadap beberapa major currencies namun terhadap kurs kawasan Asia dollar tampak melemah cukup signifikan seperti terhadap kurs mata uang Malaysia dan Singapura.
Pergerakan kurs di pasar spot siang ini naik 0,42% dari akhir perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13698/US$ setelah sempat dibuka pada level Rp13693/US$. Namun kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini justru melemah dari hari sebelumnya menjadi 13723 dari 13696 hari Senin (23/11).
Untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini akan bertahan bullish hingga akhir perdagangan sore, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah bergerak di level support di 13.665 resistance 13.740 per dollar.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens