Hingga perdagangan akhir pasar valas sesi Asia Kamis (03/03), rupiah masih menunjukkan pergerakan yang positif dan semakin kuat setelah pergerakan awal perdagangan berhasil tundukkan dollar AS. Meskipun dollar AS sedang menguat terhadap banyak rival utamanya namun kekuatan fundamental lah yang membuat rupiah dikoleksi asing.
Bertambahnya penguatan rupiah di bursa saham siang ini membuat asing lakukan aksi beli terhadap saham kapital besar lebih besar sehingga net buy asing tercatat Rp658 miliar lebih. Namun sentimen aksi beli asing terhadap saham yang dominan kini membuat IHSG bergerak koreksi.
Pergerakan kurs Rupiah di pasar spot pagi ini bergerak positif dengan posisi kenaikan 0,44% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13243/US$ setelah dibuka kuat pada level Rp13256/US$. Penguatan kurs hingga siang ini sesuai dengan penguatan yang dilakukan BI terhadap kurs jisdor dan juga kurs transaksi antar bank.
Kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperkuat ke posisi 1360 dari hari sebelumnya 13314 pada hari Rabu (02/03), sedangkan kurs transaksi antar bank menguat ke posisi 13,326 dari posisi 13,381 perdagangan sebelumnya.
Dan untuk pergerakan kurs Rupiah hingga akhir pasar spot hari ini berpotensi menguat hingga akhir perdagangan oleh sentimen pelemahan dollar AS, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah bergerak di level support di 13284 resistance 13223 per dollar.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens



