Emiten produsen kursi merek Chitose, PT Chitose International Tbk (CINT) yang berhasil mendapatkan keuntungan yang meningkat sepanjang tahun 2015 terkoreksi cukup deras keuntungannya dalam 6 bulan pertama tahun ini . Demikian juga dengan pergerakan sahamnya yang kurang mantap diperdagangkan dan hari ini (8/8) bergerak negatif oleh tekanan jual asing.
Sepanjang semester I 2016 CINT hanya mendapatkan laba sebesar Rp3,61 miliar atau Rp3,61 per saham, sedangkan tahun sebelumnya periode yang sama Rp15,97 miliar atau Rp15,97 per saham. Dan melihat kinerja periode yang sama tahun 2014 juga masih lebih baik dari kinerja 1 tahun terakhir.
Penjualan perseroan semakin menurun setiap tahunnya dan tahun ini periode semester pertama penjualan kembali menurun sebesar 11,71% yang hanya mendapatkan Rp144,00 miliar, sedang penjualan tahun lalu Rp163,10 miliar.
Untuk pergerakan harga sahamnya di lantai bursa perdagangan saham pada Senin (8/8) saham CINT dibuka pada level 332 dan berakhir di posisi 330. Sampai sesi II hari ini volume perdagangan saham mencapai 49 ribu lot saham saja.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham CINT perdagangan sebelumnya bergerak menguat dengan indikator MA masih bergerak turun dan indikator Stochastic terjun ke area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik dengan +DI turun drastis. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, rekomendasi saham CINT hanya wait and see.
Joel/VMN/VBN/ Senior Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens



