Inflasi Inggris Melejit di 6 Tahun Tertingginya, Sterling Hanya Menanjak Sedikit

532

(Vibiznews – Forex) – Mata uang sterling terpantau hanya mendapat dorongan sementara pada hari Selasa malam WIB sesi Eropa dan Amerika (12/12) dari data yang menunjukkan bahwa inflasi Inggris secara tidak terduga hampir mencapai level tertinggi enam tahunnya di bulan November. Investor bertaruh hal itu hanya akan berpengaruh kecil saja pada seberapa cepatnya Bank of England akan menaikkan suku bunga lagi.

Inflasi di harga konsumen mencapai 3,1 persen secara tahunan pada November, di atas ekspektasi rata-rata ekonom dalam jajak pendapat Reuters dengan kenaikan 3,0 persen.

Dengan kenaikan yang lebih dari satu persen di atas target 2 persen, Gubernur BoE Mark Carney harus menulis surat kepada Menteri Keuangan Philip Hammond untuk menjelaskan apa yang dilakukan BoE sebagai tanggapannya, demikian dikutip dari Reuters (12/12).

Namun demikian, karena salah satu alasan utama di balik lonjakan inflasi adalah penurunan tajam pound sejak pemungutan suara Juni untuk Brexit – amblas sekitar 12 persen- BoE mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan inflasi akan turun perlahan selama tiga tahun ke depan untuk kembali di atas 2 persen saat sterling menjadi stabil.

Pound naik ke level tertinggi hari ini di $1,3380 setelah rilis data tersebut, naik dari level $1,3335 sebelumnya, terakhir mala mini di sekitar $1,3357.

Analis Vibiznews melihat bahwa pound berpotensi rebound secara teknikal, mengarah ke level resistance-nya di $1,3519 dalam beberapa hari ke depan ini, sekiranya tidak ada hambatan fundamental pasarnya.

 

Source: Reuters

Analyst: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here