GBP/USD Naik Di Dalam Rentang Harian, Dibatasi Oleh 1.2700

584

(Vibiznews-Forex) Kelemahan dolar AS yang meluas membuat pasangan matauang GBP/USD mengapung walaupun keuntungan melewati 1.2700 nampaknya masih tidak mungkin karena sikap “wait & see” di dalam politik Inggris menjelang penggantian kedudukan PM Theresa May. Data yang keluar di Inggris membebani Poundsterling dengan Markit Construction PMI Inggris jatuh ke 48.6 di bulan Mei.

Dari data ekonomi manufaktur PMI Inggris jatuh ke 49.4 pada bulan Mei – menandakan angka terlemah sejak bulan Juli 2016, walaupun sebagian besar diabaikan oleh partisipan pasar.

Dari Amerika Serikat, PMI manufaktur ISM AS menunjukkan bahwa outlook jatuh ke titik terendah sejak bulan Oktober 2016. Hal ini digabung dengan komentar yang “dovish” oleh Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan bahwa pemangkasan tingkat bunga kemungkinan akan segera dijalankan, menambah tekanan “bearish” disekitar dolar AS dan kemudian berkolaborasi membuat pergerakan naik intraday dari pasangan matauang ini.

Pasangan matauang ini bertahan pada nada yang sedikit positip untuk sesi yang ketiga berturut-turut pada hari Selasa dengan partisipan pasar menantikan PMI konstruksi Inggris dan kemudian selama awal sesi Amerika Utara, pidato dari Gubernur Fed Jerome Powell.  Markit Construction PMI Inggris jatuh ke 48.6 di bulan Mei. Sementara, Gubernur Fed Jerome Powell yang mengatakan pada konferensi pers bahwa pertikaian sekarang antara AS dengan para partner dagang utamanya mendapatkan perhatian dari the Fed. Powell juga mengatakan inflasi tetap bukanlah sesuatu yang problematik dan bahwa the Fed akan bertindak sepantasnya untuk melanjutkan ekspansi ekonomi Amerika Serikat.

Secara tehnikal, kenaikan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “resistance” yang utama di 1.2740 yang apabila terlewati akan bertemu dengan berikutnya di 1.2758 dan akhirnya 1.2831. Sementara penurunan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2650 yang apabila berhasil dilewati akan bertemu dengan “support” berikutnya di 1.2600 dan akhirnya 1.2560.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here