Lonjakan Pasokan Bensin Amerika Sengsarakan Harga Minyak

537

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah dunia anjlok ke level terendah sejak bulan Januari, setelah pemerintah AS melaporkan lonjakan tak terduga dalam persediaan minyak mentah negara. Melanjutkan trend bearish perdagangan minyak mentah berjangka selama 7 hari berturut.

Persediaan minyak mentah komersial AS melonjak 6,8 juta barel dalam sepekan hingga 31 Mei menurut laporan Departemen Energy AS atau EIA. Cadangan melonjak meskipun aktivitas penyulingan meningkat, karena impor minyak mentah AS melonjak lebih dari 1 juta barel per hari.

Data ini mengalahkan laporan  sebelumnya dari American Petroleum Institute yang menyebutkan persediaan minyak AS naik 3,5 juta barel dalam periode sepekan lalu.

Harga minyak Brent berjangka atau minyak acuan internasional ditutup pada posisi $60,63 atau  2,1% dari  perdagangan hari sebelumnya. Demikian harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir pada posisi $51,74  atau turun 2% dari perdagangan sebelumnya.

EIA juga laporkan persediaan bensin AS  naik 3,2 juta barel selama seminggu. Persediaan minyak sulingan, termasuk diesel dan bahan bakar pemanas rumah dilaporkan melonjak 4,6 juta barel. Sementara itu, produksi minyak AS mingguan naik ke level tertinggi sepanjang masa 12,4 juta barel per hari.

Laporan EIA tersebut  menambah tekanan pada harga minyak, yang telah ambruk sebelumnya oleh sentimen pertempuran perdagangan yang berkepanjangan antara AS dan China serta ditambah ancaman Presiden Donald Trump mengenakan tarif atas barang-barang Meksiko. Kondisi ini memperburuk kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi global akan melambat dan memangkas permintaan bahan bakar.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI selanjutnya berusaha naik mendaki  ke resisten 53.00 – 54.55. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan menemui posisi  support di 50.47 – 50.05.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here