(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai naik pada penutupan hari Selasa dari penurunan selama tiga hari berturut-turut, karena perkembangan panen kedelai di Brazil lambat dan pengiriman ekspor pada minggu lalu meningkat.
Harga kedelai Mei di CBOT naik 21.2 sen menjadi $14.124 per bushel, harga soymeal Mei naik $3.4 menjadi $421.7 per ton dan harga minyak kedelai naik 43 sen menjadi $49.66.
Harga kedelai dan produknya mengalami kenaikan pada hari Selasa karena perkembangan dari panen di Amerika Selatan yang melambat dan perluasan dari area penanaman di AS laporan surveynya dinantikan pasar dan baru akan diumumkan pada akhir Maret ini.
Laporan bulanan Fats & Oil USDA sebesar 196.5 mbu kedelai yang digiling pada bulan Januari, diatas perkiraan sebesar 195.6 mbu dan penggilingan bulanan terbesar kedua setelah Oktober 2020. Soymeal yang dihasilkan naik 1% menjadi 44.3 lbs/bu dan minyak kedelai naik 1.5% dari bulan Desember menjadi 11.75 lbs/bu. Persediaan minyak kedelai dibawah perkiraan sebesar 2.306 milyar lbs pada akhir Januari.
Laporan pengiriman ekspor mingguan USDA untuk kedelai sebesar 879,582 MT yang dikirim pada 25 Februari, naik 805k MT dari minggu lalu, dan naik 50% dari tahun lalu. Negara tujuan pengiriman terbesar Cina 38% dari total, Total ekspor pada tahun Marketing ini sebesar 51.88 MMT (1.906 bbu) sampai 25 Februari.
Panen kedelai di Mato Grosso, ladang kedelai dan jagung terbesar di Brazil diperkirakan sudah selesai 52% dan kenaikan 17% dari minggu lalu tapi masih dibawah rata-rata 70%.
Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama di $13.78 dan berikut ke $13.68 sedangkan resistant pertama di $14.46 dan berikut ke $14.50.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido



