(Vibiznews – Commodity) Harga emas diperdagangkan naik pada awal dimulai perdagangan sesi AS hari Selasa karena melemahnya dollar AS. Di pasar terlihat sebagian aksi ambil untung dari para trader futures jangka pendek dan konsolidasi grafik yang normal pada awal minggu ini.
Pergerakan naik masih terus menikmati keuntungan dari tren naik di grafik harian yang menunjukkan pergerakan harga ke depannya dalam jangka pendek masih akan tetap sideways mengarah naik. Emas berjangka bulan Juni naik $12.00 ke $1,896.60. Sementara perak Comex bulan Juli turun $0.095 ke $27.80.
Pasar saham global bervariasi namun kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah sedikit naik ketika perdagangan sesi New York dimulai. Sikap trader dan investor kebanyakan semangat pada minggu ini dengan kekuatiran akan inflasi telah mereda, paling tidak sekarang.
Beberapa harga pasar komoditi telah turun dari ketinggian beberapa tahunnya dan para pejabat Federal Reserve AS dalam komentar baru – baru ini telah menampik pandangan akan inflasi harga yang problematik. Bisa jadi pasar akhirnya mendengarkan perkataan dari Federal Reserve, untuk beberapa waktu sekarang ini, bahwa kenaikan inflasi sekarang ini hanya bersifat sementara, hal yang menekan dollar AS turun dan pada gilirannya menopang naik harga emas.
“Support” terdekat menunggu di $1,873 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,864 dan kemudian $1,820. “Resistance” terdekat menunggu di $1,900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,918 dan kemudian $1,940.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido


