(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada sesi Asia hari Rabu (7/7/2021) bergerak konsolidasi di area support dekat posisi terendah 7 bulan yang dicapai pekan lalu, setelah terkoreksi sesi sebelumnya. Kini pair mendapat tekanan dari sentimen perdagangan safe haven namun sebelumnya sempat mendaki ke posisi tertinggi 2 pekan merespon kebijakan terbaru RBA.
Sentimen investor sempat terangkat setelah Dewan kebijakan RBA memutuskan untuk memperpanjang program pembelian obligasi saat ini hingga setidaknya pertengahan November, namun mengurangi jumlah yang dibeli menjadi A$4 miliar per minggu, dari A$5 miliar saat ini.
Reserve Bank of Australia juga menetapkan mempertahankan suku bunga pada rekor terendah 0,1% seperti yang diperkirakan. RBA juga mempertahankan obligasi April 2024 sebagai obligasi untuk target imbal hasil dan mempertahankan target 10 bps.
Dari laporan ekonomi terkini, indeks Kinerja Layanan AIG Australia turun menjadi 57,8 pada Juni 2021 dari level tertinggi hampir 3 tahun di 61,2 pada bulan sebelumnya. Data ini menunjukkan ekspansi terlemah di sektor jasa sejak Februari lalu, karena dampak penguncian di Victoria dan negara bagian lainnya.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak terbatas di pasar uang Asia setelah mendaki ke posisi tertinggi 13 pekan pada sesi global sebelumnya. Kekuatan dolar AS ditopang oleh pergerakan naik yield obligasi tenor 10-tahun, meskipun semalam data pertumbuhan di sektor jasa AS melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan Juni.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD melemah, pair yang kini berada pada posisi 0.7492 sedang bersiap turun ke posisi 0.7470 sebelum ke posisi S1 hingga S2. Namun jika terkoreksi positif, akan mendaki menuju 0.7535 dan jika tembus lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7685 | 0.7642 | 0.7567 | 0.7524 | 0.7450 | 0.7406 | 0.7331 |
| Buy Avg | 0.7550 | Sell Avg | 0.7462 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



