Rekomendasi Emas 1 Februari 2022: Naik karena Melemahnya USD

1803

(Vibiznews – Commodity) Harga emas naik pada awal perdagangan sesi AS hari Senin, sebagian karena aksi “short covering” di pasar berjangka dan “bargain hunting” di pasar tunai, setelah terjadinya kerugian besar-besaran baru-baru ini, sebagian karena melemahnya USD secara luas. Dari sisi analisis tehnikal emas masih “oversold” secara tehnikal jangka pendek dan siap untuk mengalami koreksi naik berikutnya.

Emas berjangka kontrak bulan April naik $4.60 ke $1,796.20 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Maret naik $0.304 ke $22.605 per ons.

Emas telah mengecewakan para investor dengan penurunan sebesar $70 dari ketinggian dua bulan baru-baru ini setelah pengumuman yang hawkish dari Federal Reserve. Namun perhatian pasar sekarang berpindah ke data ekonomi yang kemungkinan bisa cukup buruk untuk bisa membalikkan pergerakan turun yang sedang berlangsung sekarang.

Gubernur the Fed, Jerome Powell mengatakan pada hari Rabu minggu lalau, bahwa situasi inflasi di AS sedikit lebih buruk dibandingkan dengan pada bulan Desember dan bahwa ada banyak ruang untuk menaikkan tingkat bunga tanpa harus menyakiti pasar tenaga kerja.

Harga emas tumbang ke bawah level kritikal $1,800 per ons pada minggu lalu dan emas berjangka kontrak bulan Februari di Comex diperdagangkan di $1,786.10 sementara sebelumnya harga emas sempat mencapai $1,850 per ons.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pasar di Cina dan Korea Selatan tutup karena hari libur Imlek – tahun baru Cina.

“Support” terdekat menunggu di $1,785 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,780 dan kemudian $1,755.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,800 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,810 dan kemudian $1,825.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here