(Vibiznews – Commodity) Emas berjuang untuk mendapatkan perhatian setelah dua hari pertama minggu ini ditutup dalam teritori yang positip dan di perdagangkan di dalam rentang yang sempit di bawah $1,830. Harga emas naik sedikit sebagian karena membaiknya grafik tehnikal, sebagian karena melemahnya dollar AS.
Emas berjangka kontrak bulan April naik $2.50 ke $1,828.10 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Maret naik $0.085 ke $23.29 per ons.
Harga emas sedang mengetes ketinggian dua minggu di $1,830 pada hari Rabu. Turunnya yields treasury AS dari ketinggian selama dua setengah tahun memicu penurunan dollar AS terhadap rekan-rekannya yang mendorong naik harga emas.
Namun kenaikan harga emas dibatasi oleh sentimen pasar yang “risk-on” di dorong oleh naiknya saham-saham tehnologi di Wall Street. S&P 500 berjangka naik 0.2% yang merefleksikan sentimen pasar yang bagus.
Dengan tidak adanya data makro ekonomi yang berdampak besar dari AS pada hari Rabu, investor mengarahkan perhatiannya ke perkembangan geopolitik Rusia – Ukraina. Selain itu, lelang treasury 10 tahun AS menjadi perhatian pasar dalam rangka mencari petunjuk yang baru.
“Support” terdekat menunggu di $1,820 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,800 dan kemudian $1,775.
“Resistance” terdekat menunggu di $1,835 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,840 dan kemudian $1,856.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido


