(Vibiznews – Commodity) Setelah sempat turun mendekati kerendahan harian pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis, begitu keluar data kunci inflasi AS yang memanas dan berada pada ketinggian selama 40 tahun, harga emas berjangka kembali naik dengan para investor dan trader menilai ulang angka inflasi AS tersebut.
Emas berjangka kontrak bulan April naik $6.70 ke $1,839.90 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Maret turun $0.106 ke $23.26 per ons.
Data yang ditunggu dari AS pada hari Kamis adalah Consumer Price Index (CPI) bulan Januari, yang muncul naik 7.5% per tahun. Sementara pasar memperkirakan CPI AS hanya naik 7.2%. Laporan ini adalah angka inflasi AS yang terpanas sejak tahun 1982.
Data ini masuk ke dalam kategori kebijaksanaan moneter AS yang hawkish, yang menginginkan dipercepatnya kenaikan tingkat bunga Federal Reserve secara agresif pada tahun ini. Yields treasury AS langsung naik tinggi setelah keluar laporan ini yang membuat pasar emas menjadi tertekan.
Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah turun ketika perdagangan sesi New York dimulai.
“Support” terdekat menunggu di $1,816 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,800 dan kemudian $1,780.
“Resistance” terdekat menunggu di $1,840 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,850 dan kemudian $1,856.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido


