(Vibiznews – Commodity) Harga emas naik mencetak rekor menyamai rekor Agustus 2020 di $2,061 pada awal perdagangan sesi AS hari Selasa. Sementara itu, emas berjangka Comex pernah mencetak rekor harga tertinggi sepanjang waktu pada bulan Agustus 2020 di $2,063. Permintaan safe-haven terus terlihat pada minggu ini di tengah intensifnya perang antara Rusia dengan Ukraina.
Emas berjangka kontrak bulan April naik $62.50 ke $2.061.10 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Mei naik $0.665 ke $26.40 per ons.
Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Indeks saham Nasdaq bergerak ke teritori pasar yang bearish – turun 20% dari ketinggiannya. Dow Jones Industrial Average turun 10% dari ketinggiannya. Keengganan terhadap resiko tetap tinggi ditengah perang Rusia melawan Ukraina.
Dengan perang Rusia – Ukraina terus meningkat yang menimbulkan ketidakpastian dan kecemasan, dan dengan kedua negara yang berperang adalah negara-negara produsen dan eksportir komoditi utama, nampaknya harga di pasar berjangka komoditi masih memiliki banyak ruang untuk naik.
Namun ada secercah tanda bahaya bahwa keuntungan yang eksplosif di dalam komoditi ini bisa jadi sudah mendekati puncaknya. Harga minyak mentah sempat naik tinggi pada hari Senin namun kemudian berbalik turun lagi. Meskipun pada hari Selasa harga minyak mentah kembali naik ke ketinggian di hari Senin, namun sempat turunnya harga minyak mentah pada hari Senin ke Selasa pagi menunjukkan bahwa pergerakan naik kemungkinan bisa kehabisan tenaga secara tiba-tiba.
“Support” terdekat menunggu di $2,036 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $2,025 dan kemudian $2,001.
“Resistance” terdekat menunggu di $2,063 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $2,074 dan kemudian $2,098.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido


