(Vibiznews – Commodity) Harga emas turun tajam pada awal perdagangan sesi AS hari Senin, dengan harga emas menyentuh kerendahan selama 4 minggu. Keprihatinan memuncak mengenai permintaan terhadap komoditi mentah dengan kasus Covid – 19 menyebar dengan cepat ke seantero negara Cina.
Emas berjangka kontrak bulan Juni turun $37.70 ke $1,894.60 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Mei turun $0.729 ke $23.53 per ons.
Pasar saham global kebanyakan turun dalam perdagangan semalam, dipimpin oleh kejatuhan besar saham-saham Cina dalam 2 tahun. Indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Kekuatiran meningkat akan dampak ekonomi dari kebijakan Covid Cina yang keras harus Nol sementara lockdown merembet ke Beijing.
Yuan Cina jatuh ke level terendah terhadap dollar AS sejak akhir 2020. Sementara itu, menyalanya Covid yang menyebabkan penutupan banyak tempat di Shanghai kelihatannya memburuk pada akhir minggu lalu. Cina memerintahkan kewajiban test di sebuah distrik di Beijing dan menutup beberapa area dari ibu kota Cina yang berpenduduk lebih dari 20 juta ini. Situasi ini diperkirakan akan memperpanjang disrupsi dari rantai supply yang sudah genting dan kemungkinan mendorong naik lebih tinggi lagi inflasi yang sudah tinggi dan problematik.
Sementara itu perang Rusia – Ukraina yang tidak menunjukkan tanda-tanda de-eskalasi terus menghilangkan minat terhadap resiko dari para trader dan investor.
“Support” terdekat menunggu di $1,890 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,875 dan kemudian $1,850.
“Resistance” terdekat menunggu di $1,915 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,925 dan kemudian $1,950.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido


