(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari Rabu melanjutkan penurunannya dan diperdagangkan di sekitar $113.47 per barel.
Harga minyak mentah WTI tertekan oleh karena bank sentral AS Federal Reserve mendukung outlook yang negatip. The Fed menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal yang akan datang.
Selain itu, di dalam pertemuannya dengan Menteri energi Arab Saudi, Wakil PM Rusia Alexander Novak mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah mendiskusikan perkiraan mengenai harga minyak mentah.
Arab Saudi dan Rusia sepakat pentingnya untuk terus bekerja bersama-sama di OPEC+ untuk menghindari keruntuhan di pasar minyak. Sementara mengatakan bahwa pasar minyak mentah saat ini seimbang, Novak mengakui bahwa ada banyak ketidakpastian namun Rusia dipastikan bisa meningkatkan output minyak mentahnya pada bulan depan.
“Support” terdekat menunggu di $113.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $112.17 dan kemudian $111.18. “Resistance” yang terdekat menunggu di $114.35 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $115.31 dan kemudian $117.23.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


