(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS hari Kamis melanjutkan kenaikannya, diperdagangkan di sekitar $82.30 per barel.
Harga minyak mentah WTI hari Rabu mengalami rally karena melemahnya dollar AS ditambah lagi dengan penurunan yang cukup besar dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat sebagaimana dengan yang dilaporkan oleh Energy Information Administration (EIA).
Pada hari Kamis penurunan dollar AS selesai dan dollar AS sudah dibeli orang lagi. Melemahnya dollar AS pada hari Rabu sebagian besar disebabkan karena level harga dollar AS telah “oversold” dan juga karena tindakan “rebalancing” pada akhir kuartal yang biasa dilakukan oleh para trader dan investor.
Kenaikan harga minyak mentah WTI sebesar 5% pada hari Rabu adalah pergerakan harian terbaik dalam waktu lebih dari 4 bulan.
Kenaikan harga minyak mentah WTI tidak sendirian. Banyak assets investasi yang juga mengalami kenaikan di pasar keuangan dalam 24 jam di dalam pergerakan naik yang sinkron secara sistematik seperti emas dan indeks saham S&P 500 berjangka, karena jatuhnya dollar AS dan yields obligasi 30 tahun pemerintah Inggris.
Sentimen “risk-on” di pasar kembali muncul. Ada suatu yang besar yang terjadi di pasar yang menyebabkan sentimen para trader membaik. Pergerakan pasar yang besar yang terjadi pada hari Rabu dimulai dari Inggris.
Meskipun inflasi di Inggris berada pada level tertinggi selama beberapa dekade, Bank of England (BoE) memulai kembali Quantitative Easing paling tidak sebentar dan dalam jumlah yang terbatas. Program pembelian obligasi yang baru Inggris bernilai 65 miliar Poundsterling, sekitar 5 miliar per hari sampai tanggal 14 Oktober.
Ditambah lagi dengan proposal pemerintah yang baru dimana Langkah stimulus diumumkan seperti pemotongan pajak. Hal ini berarti kebijakan moneter dan fiscal Inggris sedang menuju arah yang berlawanan dengan sebelumnya.
Sebagai akibatnya Sterling jatuh ke rekor terendah pada hari Senin meskipun sebentar.
Semua ini membuat harga minyak mentah WTI terdukung naik di posisi di atas.
Support & Resistance
Support” terdekat menunggu di $81.60 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $81.30 dan kemudian $80.73. “Resistance” yang terdekat menunggu di $82.44 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $82.99 dan kemudian $83.33.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.