(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS hari Rabu turun lagi dan diperdagangkan di sekitar $86.37 per barel.
Harga minyak mentah WTI kembali turun dengan Presiden AS Joe Biden mengatakan pada hari Selasa bahwa akan ada konsekwensi dalam hubungan AS dengan Arab Saudi setelah OPEC+ pada minggu lalu mengumumkan bahwa mereka akan memangkas produksi minyak mentah mereka meskipun ada keberatan dari AS.
Pengumuman pernyataan Biden muncul satu hari setelah Bob Menendez, senator berpengaruh dari kubu Demokrat, ketua dari Senate Foreign Relations Committee, mengatakan bahwa AS harus segera membekukan semua Kerjasama dengan Arab Saudi, termasuk penjualan senjata.
Selain adanya harapan penundaan pemangkasan supply minyak mentah yang sudah disetujui oleh OPEC+, gelombang keengganan terhadap resiko dan menguatnya indeks dollar AS juga membebani harga-harga komoditi dunia, termasuk minyak mentah.
Indeks dollar AS naik mendekati 113.50 dengan menguatnya yields treasury AS, bergabung bersama pertaruhan the Fed yang hawkish membuat para pembeli dollar AS tetap penuh dengan pengharapan menjelang keluarnya risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) the Fed.
Support & Resistance
Support” terdekat menunggu di $86.09 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $85.65 dan kemudian $84.69. “Resistance” yang terdekat menunggu di $87.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $88.11 dan kemudian $89.62.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


