(Vibiznews – Commodity) Harga emas sempat tertekan turun pada awal jam perdagangan sesi AS hari Kamis. Naiknya yield obligasi treasury AS benchmark 10 tahun dan rebound-nya dollar AS menekan turun harga emas. Namun pada jam perdagangan AS selanjutnya, harga emas berhasil keluar dari tekanan bearish-nya, dan diperdagangkan stabil dengan munculnya para pembeli yang memanfaatkan pembelian dari bawah – bargain hunter.
Yield obligasi treasury AS benchmark 10 tahun naik ke atas 4% sementara indeks dollar AS naik 0.63% ke 105.058.
Pasar kelihatannya yakin bahwa the Fed akan tetap mempertahankan tingkat bunga tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama di tengah angka inflasi AS yang terus tinggi. Pertaruhan ini diteguhkan oleh pernyataan para pejabat the Fed yang hawkish yang terus menopang dollar AS.
Presiden Fed Atlanta, Raphael Bostic mengatakan bahwa dia mempertahankan pandangan bahwa kebijakan tingkat bunga perlu naik ke 5.00% – 5.25% dan tetap pada level tersebut sampai tahun 2024.
Emas berjangka kontrak bulan April stabil di sekitar $1,836.00 per ons. Perak berjangka Nymex bulan Mei turun $0.20 ke $20.895 per ons.
Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.
Hal kunci di luar pasar emas adalah naiknya indeks dollar AS. Harga minyak mentah berjangka Nymex menguat diperdagangkan di sekitar $78.25 per barel.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di $1,820 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,810 dan kemudian $1,800.
“Resistance” terdekat menunggu di $1,844 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,866 dan kemudian $1,881.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido


