Rekomendasi Minyak 13 Maret 2023: Turun karena Sentimen Risk – Off

513

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS, hari Jumat, diperdagangkan turun ke sekitar $76.69 per barel.

Harga minyak mentah WTI sempat turun ke $75.20 pada jam perdagangan sesi Eropa hari Jumat minggu lalu, tertekan oleh arus sentimen pasar yang enggan terhadap resiko, sebelum akhirnya berhasil naik kembali pada jam perdagangan sesi AS.

Ketakutan akan naiknya inflasi lebih tinggi lagi dan keperluan untuk menaikkan tingkat bunga lebih tinggi lagi dari bank – bank sentral utama dunia, kelihatannya merusak profil terhadap resiko.

Federal Reserve New York mengatakan di dalam laporannya yang terbaru bahwa revisi kenaikan data inflasi ditambah dengan level inflasi yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan telah mengubah gambaran mengenai apa yang kelihatannya tekanan inflasi telah melemah.

Menuju akhir minggu lalu, keengganan terhadap resiko meningkat sehingga memicu permintaan safe – haven pada akhir minggu dengan adanya kekuatiran mengenai kesehatan salah satu bank utama California.

Satu institusi keuangan utama AS sedang dalam kesukaran yang besar yang membuat pasar cemas. SVB Financial, holding company dari Silicon Valley Bank dan bank komersial ke 16 terbesar di AS jatuh nilai sahamnya sebanyak 60% setelah mengalami kerugian sebesar $1.8 miliar dari portfolio obligasinya yang senilai $21 miliar.

Pasar saham global kebanyakan turun dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi dan melemah pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.

Namun harga minyak mentah WTI mendapatkan bantuan dorongan naik dengan melemahnya dollar AS. Dolar AS melemah dengan turunnya indeks dollar AS sebesar 0.65% ke bawah 105.00 di 104.625.

Berhasil naiknya harga minyak mentah WTI dari kerendahan di $75.20 juga disebabkan oleh karena adanya Analisa dari Bloomberg yang menunjukkan bahwa belanja konsumen Cina sedang menunjukkan tanda – tanda rebound yang kuat ditambah lagi dengan harapan akan dikeluarkannya lebih banyak stimulus dari pemerintah Cina.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $76.10 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $75.60 dan kemudian $74.20. “Resistance” yang terdekat menunggu di $77.80 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $79.05 dan kemudian $81.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.