Rekomendasi Minyak 14 Maret 2023: Turun karena Kecemasan di Pasar

576

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS, hari Senin, diperdagangkan turun ke sekitar $75.80 per barel.

Pada awal perdagangan di minggu yang baru, hari Senin, harga minyak mentah WTI tetap diperdagangkan sideways dekat $77.00 dengan pergerakan naik harga minyak mentah di dukung oleh melemahnya dollar AS.

Namun pada jam perdagangan sesi AS harga minyak mentah turun tajam, karena permintaan safe – haven di tengah kegelisahan di pasar pada umumnya.

Kecemasan para trader dan investor meningkat memulai minggu perdagangan yang baru menyusul peristiwa pada akhir minggu lalu dimana bank Silicon Valley, bank terbesar nomor 16 di AS ambruk.

Dampak negatip dari kebijakan pengetatan yang agresif oleh bank sentral AS terhadap kondisi keuangan telah menjadi jelas pada minggu lalu dengan Silicon Valley Bank (SVB), sebuah bank yang biasa dipakai secara luas oleh para perusahaan start – up tehnologi, menghadapi krisis likuiditas.

Pemerintah federal AS mengatakan bahwa pemerintah akan menanggung semua dana yang disimpan oleh para deposan di bank yang gagal ini. Bank – bank kecil lainnya dilaporkan juga dalam kondisi stress karena penarikan dana dari para deposan. Regulator pemerintah juga telah mengambil alih Signature Bank yang melayani banyak perusahaan crypto currencies.

Untuk menunjukkan bagaimana peristiwa ini telah menggoncangkan pasar pada umumnya, Goldman Sachs sekarang memprediksi bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan tingkat bunga AS pada pertemuan FOMC mereka minggu depan. Dow Jones Newswires menulis dalam judulnya bahwa Bank Mayhem sekarang sedang dalam radar the Fed.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $74.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $73.94 dan kemudian $73.00. “Resistance” yang terdekat menunggu di $76.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $77.58 dan kemudian $78.53.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.