(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS hari Selasa bertahan di atas $84.50, diperdagangkan di sekitar $84.70 per barel.
Harga minyak mentah WTI tetap berada di sekitar ketinggian yang dicapai pada hari Senin karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah roket-roket Hamas menyerang Israel di Jalur Gaza pada akhir minggu lalu. Sedikitnya 700 orang Israel meninggal dan Israel telah menurunkan kira-kira 100.000 pasukan tambahan ke daerah peperangan tersebut.
Naiknya keprihatinan bahwa eskalasi dari konflik Gaza akan bisa membuat supply minyak mentah menjadi tidak stabil, sehingga membuat harga minyak mentah naik pada minggu perdagangan yang baru dan menghentikan penurunan yang berkelanjutan yang dialami harga minyak mentah WTI yang berada di teritori merah selama lima dari enam hari perdagangan terakhir.
Pemerintah Israel memerintahkan raksasa minyak mentah AS Chevron untuk menghentikan sementara produksi di ladang gas alam Tamar dekat Israel Utara. Pada masa lalu fasilitas Tamar telah sering kali ditutup selama periode meningkatnya keresahan.
Naiknya harga minyak mentah WTI disebabkan karena keprihatinan bahwa eskalasi Jalur Gaza akan bisa merembet ke ketegangan geopolitik berikutnya di Timur Tengah dan menyeret Iran dan Arab Saudi.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di $84.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $82.37 dan kemudian $80.82. “Resistance” yang terdekat menunggu di $85.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $87.17 dan kemudian $90.12.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.



