Rupiah Selasa ditutup Menguat ke Rp15.622/USD; Dollar di Eropa Menurun, Menjelang Rilis Inflasi

454
Rupiah Rebound
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (12/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup menguat, menambah sedikit gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun perlahan setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,10% atau 15 poin ke level Rp 15.622 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.637. Rupiah terpantau berbalik dari sekitar 4,5 minggu terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.654 kemudian bergerak tertahan ke Rp15.654, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.625.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa turun perlahan setelah menanjak 2 hari; dalam rentang terbatas menjelang rilis inflasi AS dan pertemuan the Fed di tengah ekspektasi pasar akan dimulainya penurunan suku bunga pada semester pertama 2024.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 103,90, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 104,08.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi menguat 36,522 poin (0,52%) ke level 7.125,307, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Hang Seng menjelang rilis inflasi AS dan pertemuan the Fed, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dalam gain secara bersamaan.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.727 – Rp15.415.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting