Vibiznews – Commodity) Harga tembaga turun pada hari Senin penurunan kedua sesi berturut –turut karena investor berpindah ke investasi yang tidak berisiko. Permintaan juga berkurang menjelang tahun baru Imlek
Harga tembaga kontrak teraktif di the Shanghai Futures Exchange turun 7.60% menjadi 100,110 yuan ($14,401) per MT.
Harga tembaga kontrak tiga bulan di The London Metal Exchange turun 2.73% menjadi $12,798 per ton.
Tembaga mencapai rekor tertinggi di ke dua bursa pada hari Kamis menyentuh 114,160 yuan di Shanghai dan $14,527.50 di London, karena pembelian spekulan.
Penurunan terjadi karena meluasnya penjualan logam dipimpin oleh emas dan perak setelah investor setelah Presiden AS menominasikan Kevin Warsh sebagai pemimpin the Feds, sebelumnya gubernur Feds tidak menyukai menekan pemotongan suku bunga.
Dolar AS stabil, konsolidasi keuntungan setelah mengikuti perjanjian Warsh’s
Menguatnya dolar membuat harga komoditas mahal apabila dibeli dengan mata uang lain selain dolar.
Dari logam industri tembaga juga mengalami tekanan permintaan berkurang menjelang Tahun Baru Imlek dimulai 15 Februari.
Premium tembaga di the Yangshan petunjuk selera konsumen Cina untuk impor tembaga naik $27 per ton setelah harga turun, tetapi masih rendah di banding $40 pada awal Januari.
Harga logam lain.
Timah dijual habis-habisan di Shanghai turun ke limit terendah turun 11% menjadi 392,650 yuan per ton.
Harga timah di London dengan kontrak teraktif turun 6.93% menjadi $48,355 per ton.
Harga logam lain di SHFE
Harga aluminium turun 6.64%
Harga zinc turun 5.64%
Harga timbal turun 1.61%
Harga Nikel turun 8.09%.
Harga logam Lain di LME
Harga aluminium turun 2.40%
Harga zinc turun 2.88%
Harga timbal turun 1.72%
Harga Nikel turun 3.92%.
Analisa teknikal untuk tembaga di LME
Support pertama di $13,087 kemudian turun ke $13,016
Resistance pertama di $13,159 dan berikut ke $13,230
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



