IHSG Selasa Pagi Rebound 1,7% ke Level 7.460; Bursa Asia Bangkit, Perang Segera Berakhir

64
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (10/3), terpantau rebound kuat 123,060 poin (1,68%) ke level 7.460,429 setelah dibuka naik ke level 7.445.672.

IHSG bergerak rebound kuat dari 7 bulan terendahnya searah regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat dipimpin Kospi oleh turunnya harga minyak dunia setelah Trump menyatakan perang dengan Iran segera berakhir dan mempertimbangkan untuk mengontrol Selat Hormuz, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dengan ketiga indeks acuannya serempak rebound.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,18% atau 30 poin ke level Rp 16.965, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah terkoreksi terbatas 2 hari di sesi global sebelumnya; tertahan di bawah 3,5 bulan tertingginya di tengah koreksi harga minyak dan harapan konflik Timur Tengah berakhir yang menahan permintaan dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.935, serta terpantau tertekan di area rekor terendahnya sepanjang masa.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 108,303 poin (1,48%) ke level 7.445.672. Sedangkan indeks LQ45 naik 9,980 poin (1,33%) ke level 760,560. Pagi ini IHSG rebound kuat 123,060 poin (1,68%) ke level 7.460,429. Sementara LQ45 terlihat naik 1,68% atau 123,060 poin ke level 762,130.

Tercatat saat ini sebanyak 513 saham naik, 113 saham turun dan 81 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir subuh ini dengan serempak ketiga indeks acuannya rebound di tengah harga minyak dunia yang balik terkoreksi ke sekitar $88 per barrel, setelah Trump menyatakan perang dengan Iran segera berakhir dan ia mempertimbangkan untuk mengontrol sebagian Selat Hormuz. Dow Jones berakhir naik 0,5%, S&P 500 bangkit 0,83%, serta Nasdaq melompat 1,38%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bangkit ke zona hijau, di antaranya Nikkei yang melonjak 3,72%, dan Hang Seng yang naik 1,57%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound kuat dari oversold area di 7 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya menguat dipimpin Kospi oleh turunnya harga minyak dunia setelah Trump menyatakan perang Iran segera berakhir, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dengan serempak rebound.

Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan rebound-nya di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.897 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,156 dan bila tembus ke level 7,026.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group