Rekomendasi Forex Dolar AS 15 April 2026 : Tertekan Rencana Negosiasi Putaran Kedua AS-Iran

77

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir turun pada hari Selasa terpicu kenaikan pasar saham dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Indeks dolar AS berakhir turun 0,24% pada 98,10.

AS dan Iran merencanakan negosiasi tambahan guna memperpanjang gencatan senjata dua minggu yang berakhir pada 22 April.

Meredanya kekhawatiran geopolitik yang menurunkan imbal hasil obligasi dan memicu reli di pasar saham.

Dolar AS menambahkan kerugiannya pada hari Selasa setelah indeks harga produsen AS bulan Maret naik kurang dari yang diperkirakan.

Indeks Harga Produsen (PPI) AS bulan Maret untuk permintaan akhir naik +0,5% m/m dan +4,0% y/y, lebih lemah dari ekspektasi +1,1% m/m dan +4,6% y/y. PPI bulan Maret di luar makanan dan energi naik +0,1% m/m dan +3,8% y/y, lebih lemah dari ekspektasi +0,4% m/m dan +4,1% y/y.

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin pada pertemuan FOMC 28-29 April hanya sebesar 1%.

Malam nanti akan ada pernyataan dari pejabat Fed Barr dan Bowman.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun mencermati perkembangan rencana negosiasi putaran kedua AS-Iran, yang jika semakin kuat dan jelas waktu pelaksanaannya, akan memicu meredanya kekhawatiran ketegangan perang, yang akan dapat menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 97,90-97,71. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 98,35-98,61.