(Vibiznews – Index) – Setelah rally pekan lalu, saham Wall Street mengalami penurunan moderat pada perdagangan yang berakhir Selasa dinihari (21/4/2026).
Indeks Nasdaq turun 0,3% menjadi 24.404,39, S&P 500 turun 0,2% menjadi 7.109,14 dan Dow turun 0,01 menjadi 49.442,56.
Pelemahan moderat di Wall Street terjadi oleh aksi ambil untung karena ketegangan AS-Iran yang kembali meningkat menimbulkan keraguan akan keberlanjutan gencatan senjata selama dua minggu.
Iran sedang mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan AS di Pakistan menyusul langkah-langkah Islamabad untuk mengakhiri blokade AS terhadap pelabuhan Iran. Namun, sumber lain mengatakan Wakil Presiden JD Vance masih berada di AS dan membantah laporan bahwa ia sedang dalam perjalanan ke Pakistan untuk melakukan pembicaraan.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengancam akan menghancurkan setiap pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika negara itu menolak untuk mencapai kesepakatan.
Secara sektoral, saham maskapai penerbangan mengalami pelemahan yang cukup besar, dengan NYSE Arca Airline Index turun 1,8% setelah melonjak 6,4% pada Jumat lalu.
Penurunan harga emas juga membebani saham emas dengan NYSE Arca Gold Bugs Index turun 1,3 persen.
Saham farmasi dan perawatan kesehatan juga mengalami pelemahan yang signifikan pada hari itu, sementara saham baja dan perbankan bergerak naik.



