IHSG Rabu Siang Menguat Terbatas ke Level 7.081; Konsolidasi setelah 7 Hari Tertekan

110

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (29/4), terpantau menguat terbatas 8,240 poin (0,12%) ke level 7.080,632 setelah dibuka naik ke level 7.124.958.

IHSG bergerak rebound terbatas setelah 7 hari tertekan pada level 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah investor mencerna kenaikan harga minyak kembali, pecahnya anggota OPEC, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi dari rekor tertingginya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini merosot 0,46% atau 80 poin ke level Rp 17.320, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya; beranjak naik di tengah ketidakpastian negosiasi perang Iran yang menambah permintaan dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.240, serta terpantau terpantau tertekan ke level rekor terlemah intraday yang baru lagi.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 35,890 poin (0,51%) ke level 7.108.282. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,560 poin (0,38%) ke level 684,880. Siang ini menguat 8,240 poin (0,12%) ke level 7.080,632. Sementara LQ45 terlihat naik 0,18% atau 1,210 poin ke level 683,530.

Tercatat saat ini sebanyak 362 saham naik, 303 saham turun dan 147 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed, di antaranya ASX 200 yang turun 0,25%, dan Hang Seng yang menanjak 1,29%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi dekat level 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah investor mencerna kenaikan harga minyak kembali, pecahnya anggota OPEC, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi dalam rentang agak terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.578 dan 7.773. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group