(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (4/5), terpantau rebound terbatas 11,719 poin (0,17%) ke level 6.968,523 setelah dibuka naik ke level 7.011.120.
IHSG bergerak rebound dari posisi 9 bulan terendahnya searah regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat dengan Kospi mencetak rekor, di tengah turunnya harga minyak mentah oleh rilis “Project Freedom” dari AS yang akan membuka Selat Hormuz untuk pasokan bisnis, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan dua indeksnya membukukan rekor baru.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,10% atau 18 poin ke level Rp 17.355, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya; tertahan pergerakannya di tengah investor mencermati pernyataan Trump untuk membebaskan kapal-kapal pengangkut minyak melewati Selat Hormuz.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.355, serta terpantau rebound terbatas dari rekor terlemahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 54,316 poin (0,78%) ke level 7.011.120. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,220 poin (0,33%) ke level 671,560. Siang ini IHSG menguat 11,719 poin (0,17%) ke level 6.968,523. Sementara LQ45 terlihat naik 0,65% atau 4,320 poin ke level 673,660.
Tercatat saat ini sebanyak 340 saham naik, 320 saham turun dan 157 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,38%, dan Hang Seng yang menanjak 1,71%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound terbatas dari 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dengan Kospi mencetak rekor, di tengah turunnya harga minyak mentah oleh rilis “Project Freedom” dari AS, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan membukukan rekor baru.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan ditahan pada rentang konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.230 dan 7.578. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,838 dan bila tembus ke level 6,745.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



