IHSG Senin Siang Melemah 1,2% ke Level 6.889; Sentimen Negatif Bursa Asia, Harga Minyak Naik

93
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (11/5), terpantau melemah 80,303 poin (1,15%) ke level 6.889,093 setelah dibuka turun ke level 6.887.554.

IHSG bergerak terkoreksi ke sekitar level 10 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah dengan Kospi mencetak rekor baru lagi namun bursa lainnya negatif di tengah belum tercapainya kesepakatan perang AS-Iran yang menaikkan lagi harga minyak mentah, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,23% atau 40 poin ke level Rp 17.410, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah melemah di sesi global sebelumnya; bangkit dari 2,5 bulan terendahnya di antara memanasnya lagi tensi geopolitik konflik Timur Tengah dan naiknya harga minyak.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.370, serta terpantau dekat dengan rekor terendah sebelumnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 81,842 poin (1,17%) ke level 6.887.554. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,480 poin (0,37%) ke level 674,700. Siang ini IHSG melemah 80,303 poin (1,15%) ke level 6.889,093. Sementara LQ45 terlihat turun 1,76% atau 11,900 poin ke level 665,280.

Tercatat saat ini sebanyak 283 saham naik, 401 saham turun dan 139 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,49%, dan Hang Seng yang naik 0,08%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi memasuki area 10 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah dengan Kospi mencetak rekor namun bursa lainnya negatif di tengah belum tercapainya kesepakatan perang AS-Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan rekor baru.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan dalam bias negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.230 dan 7.578. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,838 dan bila tembus ke level 6,745.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group