Forex USDJPY 11 Juni 2026: Yen Semakin Lemah Dekati 160,60 Di Tengah Lonjakan Inflasi Produsen

103
usdjpy yen

(Vibiznews – Forex) – Posisi mata uang yen Jepang terpantau bergerak stagnan dan bertahan di kisaran 160,5 per dolar AS pada perdagangan sesi Eropa hari Kamis (11/6/2026).

Posisi ini menempatkan yen berada di dekat level terlemahnya sejak Juli 2024, meskipun data inflasi grosir di negeri ini mencatat sektor swasta tercepat dalam tiga tahun terakhir akibat meroketnya harga energi.

Berdasarkan data terbaru, Indeks Harga Produsen (PPI) Jepang melesat 6,1 persen secara tahunan (YoY) pada bulan Mei. Angka ini naik signifikan dibandingkan bulan April yang tumbuh 5,3 persen, sekaligus melampaui ekspektasi pasar yang memproyeksikan kenaikan di level 5,5 persen.

Melesatnya inflasi di tingkat produsen ini semakin memperkuat spekulasi pasar bahwa Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) akan mengambil tindakan agresif dengan menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan pekan depan.

Para pembuat kebijakan di Tokyo saat ini tengah menahan tekanan inflasi yang semakin meningkat. Kondisi tersebut dipicu oleh dua faktor utama yaitu ketegangan dan konflik geopolitik di Timur Tengah serta pelemahan tajam mata uang yen yang membuat biaya impor bahan baku menjadi jauh lebih mahal.

Kini fokus perhatian para pelaku pasar dan investor diumumkan pada pernyataan Gubernur BOJ, Kazuo Ueda. Pasar tengah memburu sinyal-sinyal moneter yang hawkish  terkait arah kebijakan bank sentral ke depan.

Di kalangan pelaku pasar, spekulasi mengenai pengetatan moneter BOJ tidak hanya berhenti untuk beberapa minggu ke depan saja.

Analis Vibiz Research Center menilai bahwa meskipun data inflasi mendukung penguatan yen secara fundamental melalui kenaikan suku bunga, kuatnya sentimen dolar AS dan melebarnya selisih suku bunga (perbedaan suku bunga) antara AS dan Jepang membuat yen masih kesulitan untuk bangkit dari zona terendahnya.

Secara teknikal, pair USDJPY sedang dalam  fase konsolidasi di posisi  resisten harian dan . tren kenaikan jangka pendek masih mendominasi pergerakan harga.

Pasangan saat ini bergerak di kisaran 160,32 dan berusaha mempertahankan posisinya di level atas pivot mingguan.

  • Skenario Naik: Jika USDJPY mampu berkonsolidasi di atas 160,50, target kenaikan berikutnya akan menguji 160,90. Penembusan yang valid di atas 160,90 akan membuka jalan menuju target psikologis baru di kisaran 161,45 hingga 162,00.
  • Skenario Turun: Jika area 160,50 gagal dipertahankan, USDJPY akan terkoreksi menuju 159,95. Jika tekanan penjualan berlanjut—terutama jika dipicu oleh intervensi langsung pemerintah Jepang—harga bisa turun tajam menuju zona permintaan (area permintaan) kuat di kisaran 158,90 (S2).
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
162,64 161,45 160,90 160,62 160,29 159,70 158,90