Forex USDJPY 16 Juni 2026: Kebijakan BOJ Gagal Menahan Pelemahan Yen

129
BOJ yen jepang

(Vibiznews – Forex) – Posisi mata uang yen Jepang masih bergerak berada di atas posisi  160,00  pada perdagangan sesi Eropa hari Selasa (16/6/2026) sekalipun bank sentral Jepang (BOJ) tinggikan suku bunganya.

Meskipun Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga sebesar 25 bps ke 1,00%, pasar tampaknya sudah mengantisipasi hal ini sehingga Yen gagal menguat signifikan dan USDJPY tetap bertahan kokoh di atas level psikologis 160,00.

Lihat: Selamat Tinggal Uang Murah Jepang, BOJ Tinggikan Suku Bunga Demi Jaga Inflasinya

Yen tetap berada di bawah tekanan berkelanjutan dalam beberapa pekan terakhir karena para pelaku pasar memperluas posisi jual di tengah aktivitas carry trade yang tinggi, yaitu meminjam dalam mata uang dengan imbal hasil rendah untuk membiayai aset dengan imbal hasil lebih tinggi di tempat lain.

Dinamika ini mencerminkan kesenjangan suku bunga yang masih lebar antara Jepang dan AS, yang sebagian besar telah mengimbangi jalur pengetatan bertahap BOJ dan upaya intervensi berulang oleh otoritas di Tokyo.

Secara teknikal, pair USDJPY bergerak mendekati batas tinggi intraday dan menurut analis Vibiz Research Center pair berpotensi bullish terbatas.

  • Skenario Naik: Jika USDJPY mampu menembus  160,35, target kenaikan berikutnya akan menguji 160,56 di R1. Jika tembus akan mencoba menembus targat psikologis di 160.80.
  • Skenario Turun: Jika pair tertahan dibawah 160,50, USDJPY akan terkoreksi menuju 160,03. Jika tekanan berlanjut berpotensi meluncur ke support kuat di S1.
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
161,25 160,82 160,56 160,14 159,87 159,44 159,18