IHSG Rabu Pagi Menguat 0,6% ke Level 6.136; Regional Dibuka Mixed, Wall Street Terkoreksi

84
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (24/6), terpantau menguat 34,965 poin (0,57%) ke level 6.136,298 setelah dibuka naik ke level 6.128.271.

IHSG bergerak bangkit ke area konsolidasi sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed dengan Kospi rebound signifikan dan harga minyak berlanjut turun, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi dipimpin sektor teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,13% atau 23 poin ke level Rp 17.863, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; rally ke 13 bulan lebih tertingginya oleh estimasi pasar the Fed hawkish dengan peluang kenaikan suku bunga pada Q3 tahun ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.840, serta terpantau kembali terkoreksi ke sekitar 1,5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 26,938 poin (0,44%) ke level 6.128.271. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,700 poin (0,45%) ke level 601,130. Pagi ini IHSG menguat 34,965 poin (0,57%) ke level 6.136,298. Sementara LQ45 terlihat naik 0,77% atau 4,590 poin ke level 603,020.

Tercatat saat ini sebanyak 340 saham naik, 159 saham turun dan 195 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan terkoreksi dipimpin aksi profit taking saham-saham teknologi chip dan AI serta ekspektasi the Fed hawkish. Dow Jones berakhir turun 0,09%, S&P 500 melemah 1,14%, serta Nasdaq merosot 2,21%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang turun 0,49%, dan Hang Seng yang naik 0,63%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini naik dalam rentang konsolidasi pada 5 hari terakhir, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed dengan Kospi rebound dan harga minyak masih turun, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi dipimpin teknologi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan di sekitar area konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,677 dan bila tembus ke level 5,371.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group