(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang pulih dari kerugian sebelumnya pada perdagangan hari Jumat (3/7/2026) karena sentimen investor mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini merespon data NFP AS yang lemah.
Indeks Nikkei 225 rebound dari kisaran terendah dalam 3 pekan, demikian secara mingguan cetak gain yang moderat setelah pekan sebelumnya merah.
Laporan NFP AS yang lebih lemah membantu mengimbangi kekhawatiran yang terus berlanjut terhadap sektor AI.
Di mana investor terus mempertanyakan apakah investasi agresif dan persaingan yang semakin ketat dapat membenarkan valuasi yang tinggi dan mempertahankan pertumbuhan pendapatan jangka panjang.
Sementara itu, lonjakan yen hampir 1% pada hari Kamis, yang dipicu oleh spekulasi bahwa otoritas Jepang dapat melakukan intervensi di pasar mata uang kapan saja, tetap menjadi hambatan bagi ekuitas domestik.
Indeks harian Nikkei naik 1,47% dan ditutup pada 69.744, demikian untuk indeks Topix naik 1,42% menjadi 4.064.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan September 2026 naik 1,71% pada posisi 70040.
Saham-saham besar yang untungkan Nikkei seperti saham Kioxia Holdings melonjak 9,2%, diikuti oleh Kokusai Electric (15,1%), Fast Retailing (2,7%), Sony Group (1,5%), dan Toyota Motor (1,3%).







